Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dinas PPKB Sungai Penuh & BKKBN Jambi Rembuk dan Monitoring Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting Di Desa Koto Renah

Sigerindo, Sungai penuh – Pemerintah Sungai Penuh melalui Dinas Pengendalian Pendudukan Keluarga Berencana Kota Sungai Penuh dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi mengelar acara Monitoring dan Evaluasi percepatan penurunan Stunting tingkat Desa dan Kecamatan yang belokasi kantor Desa Koto Renah Kecamatan Pesisir Bukit Kota Sungai Penuh –Jambi. Pada Selasa (1/11)

Dalam acara ini turut hadir Kepala Pewakilan BKKBN Provinsi Jambi (Munawar Ibrahim) Berserta Staff, Wakil Walikota Sungai Penuh (Alvia Santoni), Asisten II Setda Kota Sungai Penuh (Marsal), Ketua DPRD Kota Sungai Penuh (H.Fajran), SKPD Kota Sungai Penuh, Camat Pesisir Bukit dan Kepala Desa Sekecamatan Pesisir Bukit.

Acara ini bertujuan untuk menekan penurunan stunting khususnya didesa dan kecamatan sebagai bentuk upaya dalam penurunan stunting dan menciptakan generasi muda yang Produktiv, sasaran program kali ini adalah anak anak dan ibu hamil dengan kondisi gizi yang terbatas.

Dalam sambutanya Ketua DPRD Kota Sungai Penuh (H.Fajran) menyampaikan “Program stunting ini salah satu Program Pemerintah Pusat yang bermuara di Desa sebagai pelaku keberhasilan program tersebut, hal ini merupakan sebagai upaya kita membantu pemerintah dalam pencegahan stunting, mari cegah stunting untuk tumbuh kembang anak adalah masa depan kita Bersama dan insya allah nantinya akan saat bawa hering dengan pihak terkait”. Ucap H.Fajran

Dalam wawancara Wawako Antos mengatakan “Allhamdulilah hari ini kita telah melalukan Rembuk dan Monitoring Evaluasi Percepatan Penurunan Stunting yang belokasi Di Desa Koto Renah, dimana Kota Sungai Penuh sangat fokus, hal ini dilakukan agar generasi muda lebih produktiv, kita bersyukur acara ini dihadiri pak Ketua DPRD dan Pak Asisten II”.Ujar Wawako Antos

Sementara itru Munawar Ibrahim juga mengatakan “mudah-mudah kota sungai penuh bisa mencapai target 14% stunting untuk 2024, diminta untuk segala pihak bekerja sama sampai angka 14%” ujar Munawar

Terpisah, Perwakilan Dinas PPKB Kota Sungai Penuh (Thedi Fhiser) menyebutkan "kegiatan ini sangat membantu masyarakat, terutama yang sangat membutuhkan di dalam keadaan yang sulit saat ini." Terang Thedi

“Dihimbau pada masyarakat Kota Sungai Penuh mendukung penuh program Pemerintah Pusat dikarenakan Program ini bermanfaat bagi anak anak dan ibu hamil yg membutuhkan, yang paling penting adalah cepat dan tanggap terhadap penurunan angka stunting di Kota Sungai Penuh, Semoga pengentasan angka stunting ini bisa kita turunkan seminimalisir sampai 0 stunting,” Tutup Thedi

Kegiatan ini juga untuk mengevaluasikan Satgas Stunting Kota Sungai Penuh, yang mana nantinya hasil evaluasi dijadikan strategi untuk mengatasi Stunting di Kota Sungai Penuh. (Dw)
BERITA TERBARU